Cloud Computing Tren kedepan Indonesia

Ditahun 2010 perkembangan dunia ICT di Indonesia sangat bagus. Untuk kemudian selanjutnya di tahun ini TI dan telekomunikasi masing-masing diperkirakan akan tumbuh 15 persen dan 9,2 persen, sementara cloud computing dan cloud services akan semakin signifikan penggunaannya di unit-unit bisnis besar maupun sedang. Hal ini saya kutip dari beberapa sumber yang saya peroleh dari internet.

Perkembangan dunia mobile diperkirakan akan berkembang pesat hail ini karena semakin besarnya kebutuhan akan perangkat mobile baik melaui mobile phone atau smartphone – seperti teknologi social media dan cloud computing – diperkirakan akan menjadi tujuan utama.

Disini akan dibahas mengenai cloud computing……. ^_^di Indonesia karena cloud computing saat ini sedang menjadi tren di Indonesia.

Tentunya saya sendiri belum pernah merasakan dengan yang namanya Cloud Computing, tapi menurut penjelasan dosen saya intinya cloud computing ini adalah efisiensi penggunaan layanan platform ataupun software tanpa kita harus memiliki langsung.

Perlu diketahui bahwa cloud computing di Indonesia sudah menjadi sebuah realita, dan ini akan memaksa para IT professional untuk cepat mengadaptasi yang dimaksud dengan teknologi ini. Akibat dari keadaan sosial ekonomi yang terus mengalami revolusi yang sangat cepat sehingga melahirkan cloud computing, dimana teknologi ini dibutuhkan untuk kecepatan dan realibilitas yang lebih dari teknologi yang sebelumnya sehingga teknologi ini nantinya akan mencapai pada tingkat investasi dalam term cloud service yang cepat dan mudah.

Sebagai negara yang menjadi consumer atau user dari cloud computing itu sendiri banyak hal yang perlu dipelajari akan cloud computing ini. Mulai dari tujuan dan resiko dari penggunaan cloud computing. Cloud computing pada dasarnya adalah menggunakan Internet-based service untuk meng support business process. Cloud service biasanya memiliki beberapa karakteristik, diantaranya adalah:

Sangat cepat di deploy yang artinya semakin instant dan cepat untuk  implementasi.

  • Biaya menggunakan teknologi ini mungkin akan sangat murah, hal ini dipengaruhi dengan adanya persaingan dari berbagai provider penyedia Cloud Services.
  • Biaya dari service dan pemakaian akan berdasarkan komitmen dan kesepakatan antara user dan provider yang tidak fix.
  • Service ini dapat dengan mudah di upgrade atau downgrade dengan cepat.
  • Service ini akan menggunakan metode multi-tenant (Banyak customer dalam 1 platform).
  • Kemampuan untuk meng customize service akan menjadi terbatas.

Teknologi cloud akan memberikan 3 layanan kepada user :

  • Layanan Infrastructure, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
  • Layanan Platform: hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada application development nya tanpa harus mengkhawatirkan operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  • Layanan Software: Hal ini memfokuskan pada aplikasi denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.

Provider yang menurut saya telah menyediakan layanan cloud services misalnya Amazon dan Google telah memiliki penawaran khusus untuk teknologi cloud. Hal ini juga dapat dijadikan bisnis, misalnya pada Microsoft dan IBM juga telah melakukan investasi jutaan dollar untuk ini.

Melihat dari tren ini kita dapat memprediksi masa depan, standard teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari banyak cloud service.

Lalu apa resikonya ?

Pada teknologi cloud sebaiknya perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini :

  • Tingkat Layanan – Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Hal ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
  • Privacy – Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tanpa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
  • Kepemilikan Data – Data kepemilikan, apakah nantinya data anda adalah milik anda. Hal ini dikarenakan banyaknya pengguna layanan cloud.
  • Mobilitas Data – Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service? dan jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali? Format apa yang akan digunakan ? atau dapatkah anda memastikan kopi dari data nya telah terhapus ?

Sebelum berlangganan layanan cloud sebaiknya adalah menanyakan hal ini se detail detailnya dan mendapatkan semua komitmen dalam keadaan tertulis.

Cloud computing saat ini hanya dapat dirasakan perusahaan-perusahaan besar yang berlangganan menggunakan layanan cloud computing. Semoga di institusi pendidikan pun dapat segera merasakannya.

source http://teknoinfo.web.id/teknologi-cloud-computing/

Dan Industri ICT Indonesia Menyongsong Keberhasilan di 2011 http://www.acnnewswire.com/Article.Asp?Art_ID=6110&lang=ID

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s